Korban Pengendali Bianglala

9:01 pm


Terdiam dengan pemandangan ini.
Walau sebenarnya aku siap siaga.
Kau sebagai pengendali bianglala.
Bebas mengaturnya sesukamu.
Kau percepat kala matahari di atas kepala.
Perlambat kala matahari pulang dari bertamu.
Aku, sambil tersenyum, selalu menanti.
Ada langkah yang harus dihentikan, sebelum menaiki.
Ada gapai yang harus dirangkul, sebelum melambung tinggi.
Ada korban yang harus kusadarkan, sebelum terperangkap dalam mimpi.
Jangan tarik siapapun lagi dalam bianglalamu, Tuan.
Sekian korban berhasil kubangunkan dari ilusi.
Biarkan satu saja yang berhasil kau buat mabuk hingga setia menunggu.

You Might Also Like

0 comments