pesan untuk Amel

12:21 pm

hai adik kece kesayangan!
apa kabarmu disana? kudoakan kamu tenang di sana ya, Mel

rindu! yapp rindu banget sama kamu. rindu sama senyummu yang menyejukkan dan sapaanmu yang khas "kak Nursha!" sampai detik ini, cuma kamu loooh yang manggil aku, kak Nursha. aku inget banget kamu bilang "kak Nursha bagus tau kak. aku ganti deh, mulai sekarang aku gak manggil kak Manda lagi deh. aku manggilnya kak Nursha aja!" lalu hanya kubalas dengan tawa. gak nyangka kalo aku akan sangat rindu dipanggil itu.

rindu banget kamu cerita sama aku, Mel. maaf kalo pesanku untuk meneruskan cita-citaku yang tak tersampaikan, justru memberatkanmu. aku hanya ingin itu kamu jadikan motivasi, bukan janji, Mel. aku tidak menuntutmu, sungguh. maaf kalo bujukanku untuk menyusulku ke psikologi, justru mengganggumu. yaa, itu egoisku karena aku ingin adikku ini selalu bersamaku.

aku senang, Mel. buku-buku dan soal-soalku cukup berguna untukmu selama ini. yaaa aku ingin membagi itu agar adikku ini bisa belajar dari kesalahan yang pernah kubuat, agar kamu tak mengulanginya. aku senang dengan kedermaanmu membagi soal-soal itu ke teman-temanmu. aku dapet kabar dari Amel kebumian, kalo soalku, kamu kasih ke Abay untuk discan. tahukah Mel? saat itu aku lemes saking terharu. kalo gak karena kamu, pasti gak gini. aku senang Mel, seenggaknya aku berdoa semoga soal-soal itu berguna untuk banyak orang dan titik itu aku merasa jadi orang paling bahagia di dunia, Mel.

bahagia karena aku kenal dekat denganmu.
bahagia karena kamu selalu bercerita keluh kesahmu denganku
bahagia karena aku punya adik yang sangat hebat
bahagia karena kamu pun menganggapku kakak kesayanganganmu
bahagia karena kita punya cita-cita yang sama
bahagia karena kamu masih saja memikirkan orang lain
bahagia karena kamu masih saja memikirkanku di tengah kesulitanmu

aku dengar dari Ome, kamu pernah bilang ke dia "Ome, aku seneng deh kak Manda udah bahagia banget di psikologi. udah enjoy di sana. udah gak mikirin kedokteran lagi. aku janji Me sama kak Manda kalo aku mau nerusin cita-cita kak Manda, jadi dokter"

makasih untuk selalu memikirkanku di tengah-tengah kesulitanmu, bahkan di hari-hari terakhir sisa hidupmu
makasih karena itu cukup menamparku untuk jadi orang yang lebih baik lagi, yang bahkan terlalu sibuk dengan duniaku hingga tidak memikirkanmu
makasih karena kamu cerita ke semua kenalanmu kalo kamu memakai buku dan soal pemberianku

sedih deh, Mel. aku membongkar file foto big family of E, masa gak ada foto aku berdua denganmu sama sekali. aku lupa apa kita pernah foto berdua. seingetku pernah tapi gak ada dan aku sangat sangat sangat sangat menyesal

oiya maaf juga untukmu. sejak kamu pertama kali memutuskan untuk berhijab, aku ingin memberimu hadiah kerudung. hanya untuk menambah koleksi. aku menyesal karena sampai kamu menutup mata, aku belum memberikanmu itu. maaf juga kalo aku belum menjadi figur kakak yang baik untuk kamu, Mel. aku gak setegar itu. aku gak sebaik itu. aku gak sehebat itu. aku gak sepintar itu. aku gak sesempurna itu. tapi terima kasih karena kamu menjadikanku seolah-olah aku adalah figur kakak yang sempurna untukmu
TERIMA KASIH

semestinya, hari ini kamu mencicipi usia 17 tahun, kamu bisa puny KTP! tapi siapa yang bisa menentang kehendak Allah? aku sudah menyiapkan loh apa yang ingin aku katakan kalau hari ini datang, bahkan aku sudah menyiapkan kata-kata kalau kamu berhasil meneruskan cita-citamu. mungkin aku akan jadi kakak yang paling bahagia. tapi aku yakin di sana kamu bisa lebih dulu mencicipi cita-citamu dan keinginan besarmu untuk bertemu anak palestina. jaga mereka ya, Mel. kenalkan aku dengan mereka jika aku bertemu denganmu nanti yaa

aku memang rindu. hanya rindu yang tak terbalas physically, tapi aku yakin rindu ini sampai padamu, Mel. kutitipkan rindu ini hanya lewat doa yang bisa kuberikan. sampai ketemu lagi Amel, adik kece kesayangan. semoga kita dipertemukan kembali nanti, di Jannah-Nya :)


ciee Amel disini senyum gigi sendiri. emang yaa Mel, kita mah gak bisa muka sentra

aku tau banget ini tanganmu yang lagi nulis, Mel





bilakah kau bersedih bila ku menangis
kan kuhapus tangisku asalkan kau bahagia
dan bilakah kini kau telah di sisi-Nya
kuharap disana kau tetap selalu
tersenyum ceria
(lagu untuk riri - RAN)


salam penuh rindu
kakak kece kesayanganmu
Nursha.

You Might Also Like

0 comments